Read Joshua Joshua Tango by RobertWolfe Online

joshua-joshua-tango

Dankzij een Braziliaanse schildpad leert Marcel Groen wat droomkracht is: de kracht die je voelt als je je dromen probeert te verwezenlijken, als je bezig bent met wat echt belangrijk voor je is. Door deze kracht leert Marcel anders met zijn problemen thuis en op school om te gaan en ontdekts iets over echte moed....

Title : Joshua Joshua Tango
Author :
Rating :
ISBN : 9061697379
Format Type : Paperback
Number of Pages : 283 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Joshua Joshua Tango Reviews

  • Bunga Mawar
    2018-12-03 04:43

    Jangan terkecoh dengan sampul depan buku ini yang terkesan seperti buku cerita khayalan anak kecil yang tidak punya daya tarik selain kura-kura terbang. Ternyata ini buku anak-anak kontemporer yang dahsyat. Ada mimpi yang menjangkau awan, cinta ayah bunda, kepercayaan dan kebimbangan pada sahabat, juga rasa takut, putus asa dan benci. Semua ada di sekitar kita.Aslinya, buku ini menceritakan kehidupan terpencil Marcel Groen, anak SD di Belanda yang ditinggal ibunya bekerja sebagai pekerja sosial di India, sedangkan ayahnya sibuk dengan berbagai penelitian di kampus. Marcel ini bertubuh kecil, berambut keriting, pendiam dan tak pernah diajak main sepakbola walau pun pemain tim sekolah kurang jumlahnya. Sering kali ia dipukuli anak-anak tetangganya, Ed dan Luc yang lebih besar dan bersekolah di SD lain. Kehidupan Marcel hanya berwarna saat di depan komputer kamarnya, memainkan game sepakbola dan menjadi komentator radio khayalan.Marcel mendadak punya dunia lain saat Joshua dibawa ayahnya pulang untuk diteliti. Joshua ini kura-kura Brazil yang besar, ditangkap di kampung halamannya karena konon bisa menyanyi dan berbicara. Sepanjang penangkapan Joshua tak mengeluarkan suara apa pun, membuat putus asa para peneliti. Nah, saat hanya di depan Marcel saja kemudian Joshua mengeluarkan kemampuannya. Bersahabat dengan Joshua yang menggandakan huruf "r" saat berbicara ini Marcel belajar untuk menjadi anak yang berani.Keberanian Marcel diawali dengan menantang kiper sekaligus kapten tim sepakbola sekolah, Jan-Willem, untuk menendang 5 bola penalti agar bisa diterima sebagai anggota tim. Hasilnya sungguh dahsyat. Si pecundang Marcel bukan hanya berani meminta maaf pada tetangga galak yang kebunnya diacak-acak anak-anak pemain bola. Ia kini berani mengangkat tangan menjawab pertanyaan guru di kelas, menulis surat untuk ibunya di India, menendang balik saat dianiaya Ed dan Luc, dan walau sambil ketakutan, menyusun siasat membebaskan Joshua dan kolonel tua yang diculik gembong penjahat. Bahkan Marcel juga terlibat aktif dalam "pelarian" Duca, seorang anak jago bola asal Kroasia yang sedang mengungsi di Belanda.Tapi buku ini bukan hanya mengenai metamorfosis Marcel. Banyak bagian dari buku ini yang begitu emosional manakala Joshua sedang ambil bagian. Kura-kura ini begitu kocak, unik, dan tanpa harus memberi jawaban, semua pertanyaan Marcel bisa tergenapi. Nilai-nilai yang dibawa penyuka milkshake cacing tanah ini sangat menyentuh dan universal. Alasan Joshua hanya buka mulut di depan Marcel bagi saya begitu sempurna: ia hanya ingin pulang kampung kembali ke Brazil berkumpul dengan keluarganya. Jika para peneliti tahu kemampuan spesiesnya bernyanyi lagu opera, berkomunikasi lewat gelombang pikiran, juga terbang dengan tenaga mimpi, itu berarti kiamat bagi semua jenisnya.Rasanya bakal sangat panjang jika hal-hal yang menarik dari buku ini saya sebutkan semua. Satu hal yang jelas adalah cara bercerita Robert Wolfe sang pengarang buku ini [catatan pribadi: dia mantan pilot loh! :D] begitu memikat dan mengikat. Bagian berikut ini, misalnya:"Apa yang terjadi di sini benar-benar tidak masuk akal, Bapak-bapak dan Ibu-ibu, dalam menit terakhir dua penalti berturut-turut. Saya tidak tahu itu bisa terjadi dan saya tidak tahu apakah memang boleh dilaksanakan, tapi itu betul-betul adil! Bukan main luapan kemarahan kiper tadi. Dan seolah-olah tidak ada apa-apa, Marcel Groen yang kecil itu juga akan melakukan tendangan penalti yang kedua."Kali ini tidak ada suara pukulan pada papan iklan. Tidak ada sorak-sorai, tidak ada teriakan. Semua penonton, semua pemain, Jerry dan semua pendengar, serta seluruh dunia seakan menahan napas. Saya juga ikut menahan napas! Sungguh. Walau menggunakan sudut pandang orang ketiga, tapi pembaca bakal merasa menjadi Marcel, anak SD yang awalnya lebih sering memandang dunia dengan cara menunduk karena krisis PD. Belum lagi penggambaran bahwa seminder-mindernya Marcel, ia tetap anak cowok Belanda yang bermimpi bermain sepakbola ditonton banyak orang di lapangan hijau seperti Dennis Bergkamp dengan segala resikonya. Sebagai cerita anak-anak, ujung cerita pun terasa manis, masuk akal dan tidak terjebak pada gaya Hollywood.Hoho... sedikit catatan untuk editor, kadang-kadang dobel "r"-nya Joshua tidak konsisten. Tapi itu nggak penting. Yang penting adalah saat membaca buku ini di pojok buku baru yang belum terdata untuk boleh beredar di perpustakaan sekolah, saya sampai berkeliling mewawancarai seorang guru biologi, seorang guru geografi, seorang kepala perpustakaan, dan lima orang siswa, apa istilah yang mereka gunakan untuk benda keras yang ada di punggung kura-kura. Ternyata jawaban mereka beragam: batok, cangkang, sangkar(!), rumah, tempurung, dan sang guru biologi memberi istilah ilmiah yang saya tidak ingat lagi sekarang.Jawaban-jawaban itu tidak sama dengan yang ada di buku ini, membuat saya ingin mencari kamus Bahasa Belanda, yang sayangnya tidak ada di perpus kami. Penasaran, apa ya bahasa Belanda untuk benda keras yang ada di punggung kura-kura itu, sehingga di buku ini benda tersebut diterjemahkan sebagai PERISAI.

  • Sarah
    2018-12-03 02:50

    'Voor jongens die denken dat ze niet van lezen houden'.Oké, misschien behoorde ik niet compleet tot de doelgroep, maar wat was dit een leuk boek. Goed uiteengezette karakters die (bijna) allemaal sympathiek waren. Dit boek is (denk ik) een geweldig boek voor basisschool kinderen omdat het alles heeft: voetbal, sneue pestkoppen, dieren, vriendjes en last but not least spanning en actie! Dat ik dit op twintigjarige leeftijd nog een spannend en grappig boek vond zegt allicht meer over mij dan over Joshua Joshua Tango maar wat heb ik een plezier gehad met dit boek.

  • Asriani
    2018-11-25 07:25

    Hidup Marcel Groen beberapa tahun belakangan memang bisa dibilang tidak menyenangkan. Sejak ditinggal ibunya ke india, ia harus hidup dengan kasih sayang seorang ayah yang sangat sibuk dengan penelitiannya. Semua makin parah dengan kedatangan Meurouw Kramps. Awalnya wanita yang berprofesi sebagai pekerja sosial itu datang untuk memberi konsultasi. Namun akhirnya ia lebih sering ikut campur dalam kehidupan Marcel dan ayahnya. Yang mengesalkan, Kramps sering sekali menyudutkan Marcel. Bahkan untuk hal kecil sekalipun. Tak heran jika Marcel tak menyukai wanita yang semakin lama semakin sering berkeliaran di rumah Marcel.Di sekolah, ternyata tidak kalah buruknya. Marcel selalu jadi bulan-bulanan. Nampaknya tak seorang pun yang mau jadi temannya. Yang membuatnya sangat sedih, ia tak pernah sekalipun diajak untuk bermain. Bahkan ketika tim sepakbola sekolahnya kekurangan orang. Marcel jadi sakit hati dibuatnya. Selama ini ia memang hanya sering mencobanya lewat game di komputer. Tapi Marcel sungguh-sungguh ingin bermain.Tak berhenti sampai di situ,ada dua anak laki-laki yang selalu mengerjai Marcel setiap pulang sekolah menjadikan dunia semakin tidak ramah. Bagi Ed dan Luc, Marcel adalah mangsa empuk untuk ditonjok dan dihajar dengan pitingan judo yang mereka ciptakan sendiri. Pernah suatu kali, mereka berhasil melemparkan Marcel ke sungai. Kemalangan yang membuat Marcel harus menghindari kedua bersaudara penuh racun itu.Sampai suatu hari, Professor Groen, Ayah Joshua, membawa pulang seekor kura-kura raksasa, yang panjangnya lebih dari 1 meter. Tidak hanya dari ukurannya yang membuat Marcel terkejut namun juga karena mengetahui bahwa kura-kura Brasil itu diam-diam bisa berbicara. Walau hanya kepada dirinya.Namun tak butuh waktu lama untuk menyingkirkan rasa canggung. Dalam waktu singkat, Marcel dan Joshua menjadi sangat akrab. Tak ada lagi Marcel yang kesepian karena kini hari-harinya menjadi lebih menyenangkan. Bersama Joshua, Marcel melakukan banyak hal seru. Ia juga belajar banyak hal dari binatang yang sangat menyukai milkshake cacing. Walau mereka harus melakukannya secara diam-diam. Karena setiap gerak-gerik Joshua diamati oleh sang Professor.Tak tanggung-tanggung, sebuah Neuromatascanner, sebuah sensor, di gunakan untuk mengetahui aktivitas otak kura-kura yang ditubuhnya dipenuhi warna hijau, cokleat, garis kuning di mana-mana serta titik – titik berwarna biru muda. Namun itu bukan masalah besar yang menghalangi Joshua dan Marcel untuk bersenang-senang.~~Menyesal rasanya baru membaca buku ini sekarang. Padahal saya telah memilikinya sejak dua tahun silam.Buku ini memang diperuntukan untuk anak-anak, namun tetap seru untuk dinikmati oleh siapa pun, tak terkecuali orang dewasa. Bahkan ketika buku ini dipenuhi dengan begitu banyak typo, saya tidak merasa terganggu sama sekali. Karena kesalahan yang satu ini juga yang menjadi daya tarik tersendiri.Walau agak sedikit bingung ketika berhadapan dengan bab yang membahas tentang pertandingan sepak bola yang diikuti oleh Marcel,banyak hal yang membuat saya memilih untuk menuntaskannya sampai akhir. Salah satunya adalah tingkah dan ucapan Joshua yang lucu, yang membuat saya tak dapat menahan tawa. Padahal awalnya kura-kura yang satu ini terlihat sangat konyol. Tak hanya lucu, terkadang ada kata-kata Joshua yang membuat saya terenyuh.Tidak salah menjadi buku ini jadi salah satu koleksi.

  • Daniel
    2018-11-27 05:48

    Selalu ada tempat buat cerita anak-anak di hati saya. #halahMarchel Groen sering diolok-olok teman sekolahnya. Ada-ada saja alasannya. Ayahnya yang aneh, ibunya yang meninggalkannya ke India waktu dia masih kecil, dan hobi Marchel sendiri yang senang melamun. Suatu hari, ayahnya yang seorang peneliti membawa pulang kura-kura Brazil untuk diteliti. Tak disangka-sangka, kura-kura bernama Joshua itu ternyata memiliki kemampuan super. Ia bisa berbicara, terbang, dan bahkan memiliki kemampuan telepati dengan Marchel. Mulai saat itu hidup Marchel diisi dengan petualangan-petualangan seru bersama Joshua, seperti terbang di atas ombak lautan, menyelamatkan tetangga yang diculik, menolong teman yang akan dideportasi, dan memanangkan pertandingan bola!Bagian awal terasa aneh, dan saya setuju sama Gie, tampaknya ada sesuatu yang salah dengan gaya bernarasi di Joshua Joshua Tango. Tapi, begitu Marchel ketemu dengan Joshua, di situ cerita mulai seru. Saya suka petualangan-petualangan yang mereka lakukan, dan man latarnya ini di Belanda. Wuhuu~Jujur saya mengharapkan ada penyelesaian untuk konflik Marchel dengan ibunya. Tapi sayang enggak ada. Sebuah cerita anak yang menarik menurut saya.

  • duniamimpigie Anggi
    2018-11-20 01:41

    Saya kurang nyaman bacana, Entah karena kesalahan terjemahan, penyuntingan, atau malah memang gaya bercerita penulisna yang kurang saya sukai. Dan sebenarna hal itulah hal utama yang menghambat saya menyelesaikan buku ini (butuh waktu HAMPIR TIGA BULAN!!!).Di awal sampai pertengahan, kalau boleh jujur, saya banyaaaaaaak mengernyitkan dahi untuk mencerna gaya bahasana -_______-Saya juga kurang eeeer... tertarik dengan ceritana sih...Sampai ahirna saya menemukan Duca di cerita! Really LOVEEEEEEEE him!!! <333Karakterna kuat, saya suka karakter pembangkang Duca tapi tetap mementingkan sang ibu dan adikna! :***Adegan TERKEREN di buku ini (yang mampu membuat saya bangkit dari posisi gegulingan :v ) adalah pas Marcel (tokoh utama), Hans, dan Jan-Willem menyelinap ke tempat penampungan buat menjemput Duca supaya anak itu bisa ikut pertandingan sepak bola antarsekolah!!! Aaaaaaah~~~ cara menyelinap yang TERLALU KEREN buat ukuran bocah-bocah macem mereka~ Tapi, tetepa aja KEREN meski kurang masuk di akal~~~ :pAh, yang saya sukai juga adalah penutupna. Manis namun sederhana, dengan si kura-kura, Joshua, pulang ke negerina, Brasil :')

  • Nura
    2018-11-16 05:29

    gw terobsesi dengan terbang, padahal gw takut ketinggian. jadi, waktu lihat covernya kura-kura lagi terbang langsung pengen baca. secara keseluruhan, ceritanya lumayan. ada petualangan, ada persahabatan, ada keluarga, ada juga sedikit filosofi yang disempilin di sana-sini. Salah satu poin lain yang menarik gw untuk baca buku ini karena gw jarang banget nemuin/baca karya terjemahan dari negeri belanda. jadi penasaran ngeliat Schoor aan zee tempat si Joshua sama Marcel berpetualang. yang nggak gw suka dari buku ini karena pake kata-kata seperti goblok dan bego. kayaknya kok kasar banget ya, denger anak-anak kecil ngomong gitu. kan ada kata-kata lebih halus yang bisa digunakan, karena bagaimanapun ini kan buku anak-anak, gimana kalau ditiru coba? Udah cukup sinetron yang tayang di tv yang mengumbar itu semua, jangan sampai buku bacaan juga terkontaminasi. Ada satu kutipan yang gw suka: "Kegembiraan yang satu adalah kesedihan orang lain." (p.358)*pinjem dari Perpus Pustaka Kelana*

  • Anggita Sekar Laranti
    2018-11-25 23:39

    Buku ini sudah lama sekali ngetem di rak. Masih bersampul lagi. Beli karena harganya murah banget, jadi nggak begitu ngebet pengen baca ._.Tapi ternyata buku ini bagus >,< Aku suka sekali sama persahabatan Marcel dan Joshua :3 Dari buku ini aku jadi sadar bahwa mencapai sesuatu yang kita inginkan memang menyenangkan, tapi lebih menyenangkan kalau itu dilakukan demi orang lain.?????????????????Bingung nggak sih? -_-Pokoknya, itu digambarkan dengan Marcel yang berusaha mewujudkan impiannya demi Joshua.IH :3Tapi pusing juga kalau Joshua sudah ngomong panjang lebar dan puitis seperti itu ._. Bagian favoritku adalah nama radio Joshua Joshua Tango. Enak banget didengernya XD Sementara quote favoritku adalah:"Rasa rindu membuat seseorang sedih." - Marcel Groen(view spoiler)[Sayang Marcel belum ketemu ibunya :( (hide spoiler)]

  • Ifa Inziati
    2018-11-30 01:23

    Baru ngeh kalau belum resensi buku ini.Kesan pertama saya dulu setelah sekali membaca... biasa aja. Terus, saya kasih pinjam ke teman sekelas di SMA (dan saya masih di SMA) (view spoiler)[(tapi boong) (hide spoiler)] dan dia bilang buku ini seru banget.Rasanya dulu saya ada masalah dengan membaca pertama kali. To Kill a Mockingbird, sebagai contoh, benar-benar saya nikmati di kesempatan baca kedua. Begitu juga buku ini. Suka gimana Joshua berinteraksi sama Marcel, cerita persahabatannya dengan anak-anak lain, dan perpisahan mereka yang bittersweet. This children book is a win for me.Berhubung saya lagi hype banget sama tulisannya Lauren Oliver, saya jadi penasaran sama cerita anak-anaknya! Semoga ada pdf gratisannya ya hehehe.

  • Lee
    2018-11-14 06:48

    1.5 starsyou bet I grab this book because of the cover. come on, flying turtle from Brazil!first five pages or so, it was still a hype. but everything went tumbling down from that.suddenly the writings seemed like a messed-up-unedited-draft for me. either it's like that, or it's just me getting acutely bored. probably the last one..the story felt like bordering between wanting to go wild on imagination, or keeping it down to earth. the result is the most boring adventure book I ever read.now and then I kept finding myself thinking is Joshua actually only exists on Marcel mind only? ...a thought that made me felt guilty for being a grown up.

  • Lisa
    2018-11-23 05:22

    "Joshua joshua tango, disini marcel elvis sepak bola, apakah kau mendengarku?""Marcel elvis sepak bola, disini joshua joshua tango, aku mendengarku jelas dan keras sekali."Hehehehe.. tidak mengira kalo kura-kura bisa menjadi salah satu tokoh utama, namun cerita tetap tidak kekanak-kanakan seperti KKN.Saya harap lebih banyak lagi bisa menemukan cerita-cerita seperti ini. Enak dibaca, ringan dan menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa, namun tetap "mantap" isinya. Dua jempol untuk Robert Wolfe.

  • Nika
    2018-11-17 03:34

    Jangan takut untuk bermimpi. Kenalilah apa yang benar-benar kamu inginkan...dan lakukanlah itu! Kekuatan mimpi sangatlah besar. Itulah yang disadari oleh Marcel Groen ketika bertemu dengan kura-kura ajaib.

  • Agatha Andari
    2018-12-09 03:32

    to be reviewed.

  • Indah Threez Lestari
    2018-11-22 00:28

    408th - 2011

  • Koko Nata
    2018-11-13 23:37

    Buku yang harus dibaca oleh anak-anak yang kurang percaya diri dalam pergaulan

  • Titis Wardhana
    2018-11-29 01:32

    Yang ini cuman ceban :p

  • Dyah Setyowati
    2018-11-26 07:21

    pembacaanku akan novel ini aku taruh di sini :)http://debookbug.blogspot.com/2011/10...

  • Iyut
    2018-11-20 07:39

    mampir Gramed cuma buat nyariin buku titipan.. eh, buku titipannya gak dapet, malah beli buku sndiri #lupa tanggal tuadiskon 70% siiih #manatahan..kayaknya sih bagus..

  • Afifah Mazaya
    2018-11-10 05:40

    Sampul depan buku ini sangat mengesankan fantasi anak-anak. Fantasi ringan yang dibangun berdasarkan mimpi anak-anak. Mungkin, terbang adalah salah satu impian fantasi yang paling banyak.Review lengkap:www.theladybooks.com/2017/05/joshua-j...

  • Robert Wolfe
    2018-11-27 06:36